Beranda » Blog » Berapa Biaya Undang Wartawan? Ini Panduan Realistis agar Acara Anda Benar-Benar Diliput Media

Berapa Biaya Undang Wartawan? Ini Panduan Realistis agar Acara Anda Benar-Benar Diliput Media

Konferensi Pers

ALINEA KATA — Menghadirkan wartawan ke sebuah acara seringkali dianggap perkara mudah: kirim undangan, sediakan tempat, lalu berharap berita terbit keesokan hari. Kenyataannya, proses ini jauh lebih teknis.

Ada biaya, strategi, hingga risiko yang perlu dipahami agar undangan Anda tak berakhir sepi kursi.

Kisaran Biaya yang Perlu Disiapkan

Tak ada angka baku, namun di lapangan biaya “mengundang wartawan” lazim berada di rentang Rp 300.000–Rp 750.000 per orang. Perlu dipahami, ini bukan biaya publikasi, melainkan pengganti transportasi dan akomodasi ringan.

Di luar itu, Anda juga butuh ‘koordinator’ yang punya akses ke banyak redaksi. Sejak tren liputan daring pascapandemi, mendatangkan wartawan hadir fisik justru makin menantang.

Persiapan Kunci agar Wartawan Mau Datang

1. Pilih hari yang tepat
Hindari akhir pekan kecuali acara hiburan/olahraga. Banyak praktisi menyarankan Rabu–Kamis karena redaksi biasanya mengejar stok berita. Senin–Selasa bisa jadi alternatif bila jadwal liputan tak padat.

2. Lokasi dan jam yang nyaman
Pilih tempat yang mudah dijangkau—kafe, hotel, atau ruang konferensi pers. Waktu ideal berada di rentang pukul 10.00–15.00 agar masih masuk ritme kerja redaksi.

3. Undang wartawan yang relevan
Di kota besar, wartawan punya beat (bidang liputan) spesifik. Pastikan tema acara Anda selaras dengan fokus mereka. Di daerah, koresponden cenderung lebih fleksibel.

4. Pastikan acaranya memang ‘layak berita’
Peluncuran produk, pembukaan fasilitas, festival publik, kunjungan tokoh penting, atau isu aktual lebih mudah menarik minat liputan. Tanpa nilai berita yang jelas, undangan cenderung diabaikan.

5. Siapkan press release yang tajam
Rilis yang jelas memudahkan wartawan. Tonjolkan pesan utama dengan sudut yang relevan, misalnya capaian, skala, atau kebaruan. Dari rilis inilah wartawan mengembangkan tulisan dan menambahkan kutipan.

6. Hadirkan narasumber kredibel
Pejabat perusahaan, pakar, atau KOL yang komunikatif bisa menjadi magnet kehadiran. Kredibilitas narasumber kerap jadi alasan utama wartawan datang.

7. Disiplin rundown
Konferensi pers efektif berlangsung 1–2 jam. Acara molor membuat wartawan pergi sebelum sesi penting dimulai.

Risiko yang Perlu Diantisipasi

Mengundang 60 wartawan bukan jaminan ke-60-nya bakal hadir. Eksposur pun bisa tak sebesar harapan meski biaya sudah keluar. Risiko lain adalah misleading bila materi tak disiapkan matang, sehingga pesan yang terbit tak sesuai keinginan.

Kiat Praktis agar Undangan Dipertimbangkan

* Kirim undangan detail dan sopan
* Hubungi kontak redaksi yang tepat
* Lakukan follow up H-1 dan hari H
* Pastikan waktu, tempat, dan nilai berita sudah kuat

Alternatif Lebih Efisien

Bagi UMKM atau individu, konferensi pers bisa terasa berat di biaya dan logistik. Opsi yang lebih praktis adalah jasa publikasi press release/rilis di media online, seperti di alineakata.com dengan biaya mulai kisaran Rp 200 ribu, tanpa perlu mengumpulkan wartawan di satu tempat.

Pada akhirnya, kunci diliput media bukan semata soal biaya, melainkan ketepatan strategi, relevansi isu, dan kesiapan materi. Jika tiga hal itu terpenuhi, peluang berita Anda terbit akan jauh lebih besar.

(***)

Tuliskan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

Keranjang belanja

Tidak ada produk di keranjang.

Kembali ke toko
×

Alinea Kata

Selamat datang di Alineakata.com, jasa layanan content placement mudah, cepat, dan tepercaya. Kami siap membantu semua kebutuhan Anda.

Selamat datang, ada yang bisa saya bantu?